Terdapat lagu indah oleh Cali Rose berjudul "It Is What It Is and It Ain't What Is Ain't ." Ini boleh dipermudahkan kepada "Ia adalah apa adanya dan ia bukan apa yang tidak." Dengan hanya beberapa perkataan, seluruh dunia kebenaran boleh diterokai. Dengan mengubah dan menggabungkan dua bahagian, taman permainan kecil untuk logik muncul. Sekarang anda boleh mengambil ayat ini dan mencari contoh lain yang menarik.
Bahagian 1 Bahagian 2 Logik Ia adalah apa itu Ia adalah apa itu. 🟢 Tautologi Ia bukan apa itu Ia adalah apa itu. 🔴 Percanggahan Ia adalah apa yang tidak Ia adalah apa itu. 🔴 Percanggahan Ia bukan apa yang bukan Ia adalah apa itu. 🟢 Konsisten Ia adalah apa itu Ia bukan apa itu 🔴 Percanggahan Ia bukan apa itu Ia bukan apa itu 🟢 Konsisten Ia adalah apa yang tidak Ia bukan apa itu 🟢 Konsisten Ia bukan apa yang bukan Ia bukan apa itu 🔴 Percanggahan Ia adalah apa itu Ia adalah apa yang tidak. 🔴 Percanggahan Ia bukan apa itu Ia adalah apa yang tidak. 🟢 Konsisten Ia adalah apa yang tidak Ia adalah apa yang tidak. 🟢 Konsisten Ia bukan apa yang bukan Ia adalah apa yang tidak. 🔴 Percanggahan Ia adalah apa itu Ia bukan apa yang bukan 🟢 Tautologi Ia bukan apa itu Ia bukan apa yang bukan 🔴 Percanggahan Ia adalah apa yang tidak Ia bukan apa yang bukan 🔴 Percanggahan Ia bukan apa yang bukan Ia bukan apa yang bukan 🟢 Tautologi
Bahasa dan logik saling berkait rapat: Apa yang kelihatan cetek pada pandangan pertama mendedahkan, apabila diteliti lebih dekat, pandangan tentang sifat kebenaran. Pada akhirnya, kami sentiasa kembali kepada klasik: "Ia adalah apa adanya." Mungkin itulah makna yang paling dalam dari semuanya: Dunia mungkin gila, logik mungkin mengelirukan—tetapi ayat yang bagus dan ringkas yang membuatkan kita mengangkat bahu sentiasa menyelamatkan kita. Jadi, dagu ke atas: Ia adalah apa itu.